Kamis, 15 Maret 2012

0 OBAT TRADISIONAL KUDIS DAN KURAP


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
A. Pada penderita kudis atau kudisan terjadi bintil-bintil berisi cairan pada kulit, apabila bintil ini pecah misalnya karena digaruk. Maka akan menjadi luka kecil yang mengandung nanah pada bekas garukan ini, rasanya sangat gatal.  Sehingga tanpa sadar penderita akan sering menggaruk bagian yang gatal itu. 

Tempat yang sering mengalami kudis adalah di sela jari, pergelangan tangan sebelah dalam, pangkal paha, pantat, lipatan siku, alat kemaluan / alat vital pria; yang pada akhirnya bisa menyebar ke seluruh badan. Hanya kulit wajah yang jarang terkena penyakit kudis.

Pengobatan:

1. Jagalah agar penyakit ini tidak menular pada orang lain.

2. Buat obat oles dari bahan berikut, bisa dipilih salah satu.

a. Tepung belerang 2 sendok makan, minyak kelapa 3 sendok makan, parutan kunyit sebanyak 1 sendok teh. Campur semua bahan, jadikan sebagai obat gosok / oles.

b. Daun urat 1 genggam, kapur sirih 1 sendok makan. Daun urat ditumbuk sampai halus lalu dicampur dengan kapur sirih, lalu dijadikan obat oles.

c. Daun sambiloto 1 genggam, bubuk belerang 1 sendok makan. Campurkan sambiloto yang sudah dihaluskan dengan serbuk belerang. Jadikan obat oles.

d. Rimpang temu ireng  2 jari tangan, minyak kelapa 1 sendok makan. Temu ireng diparut, hasilnya campur dengan minyak kelapa. Campuran ini dijadikan sebagai obat oles. 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaPKy4OjLPu3O0-1Wg5wLIEUmbZwEdvkVV0YnO5pKdqQmnUPom99E5e3QS6KmBBhiwGPDm1y53OuSFmMxFKFhD_q7uMzMOP4x900byEQ2AjzfxBoXwha5KsCcOjoSG7pc_igcEBl94-Hw/s200/daun+mindi.jpg
daun mindi
e. Tumbuk 1 genggam daun mindi, jadikan sebagai obat oles.

f. Daun delima 1 bagian, daun sambiloto 1 bagian, belerang 1 bagian, tepung ubi kayu (tapioka) 2 bagian, minyak kelapa 2 bagian. Lembutkan semua bahan lalu dicampur, jadikan sebagai obat oles.

Salah satu obat oles di atas digunakan untuk mengoles seluruh badan, kecuali bagian kulit muka / wajah. Bagian kulit yang terkena penyakit diolesi dengan lebih baik / lebih intensif. Lakukan sebanyak 2 kali sehari selama 4 sampai 5 hari. Dalam masa ini sebaiknya penderita penyakit kudis tidak mandi dulu.

3. Untuk mempercepat penyembuhan sakit kudisan, buatkan salah satu ramuan berikut.

a. Bahan: 

- Daun urat 5 lembar
- Daun sambiloto 7 lembar
- Air 1/2 liter

Cara membuat: Rebus bahan sampai mendidih, hingga air tinggal setengahnya. Angkat, dinginkan dan saring. Minum sekali habis, lakukan setiap hari hingga penyakit kudis sembuh.

b. Bahan:

-  Daun legundi 1 genggam
- Air 300 ml

Cara membuat: Rebus air dan daun legundi hingga mendidih lalu matikan pemanas. Dinginkan dan disaring, minum pada pagi dan sore hari masing-masing sebanyak 2 sendok makan hingga ramuan habis. 

B. Pada kulit kepala atau dagu terdapat lingkaran yang terjadi karena ada bagian kulit yang mengelupas dan dikelilingi oleh bintil-bintil di tepinya. Lingkaran-lingkaran itu saling bersambung dan menyerupai telur berwarna kemerahan. Apabila dipijit bagian tepinya maka akan keluar nanah dari lingkaran tersebut. Rincian di atas adalah ciri-ciri penyakit kurap.

Pengobatan:

Buatkan salah satu obat oles berikut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkpFabfvRot2hBlHxdo-z7pfdjyj68Q3zumnPORWtRTetcDHmQPpaSl3ZypgUUPXwN4UTnPBMCm0xIOPUqt6zRRHLyROhGU4gV5gh7f6MeownLUuSDULWohKOWg6_nI74thL3SN2-j4lw/s200/ketepeng+cina.jpg
ketepeng cina
a. Daun ketepeng cina 1 genggam, kapur sirih 1 sendok makan. Tumbuk hingga halus daun ketepeng cina, lalu campur dengan kapur sirih hingga menjadi bahan yang digunakan sebagai obat oles. Oleskan pada pagi dan sore hari di bagian yang sakit. Biasanya setelah  3 hari kurap mengering dan sembuh. Apabila belum ada tanda kesembuhan, gantilah kapur sirih dengan tawas sebagai bahan campurannya.

b. Akar landep 1 genggam, jeruk nipis 1 buah. Akar landep ditumbuk sampai halus lalu bubuhi dengan air perasan jeruk nipis. Campuran ini dioleskan di bagian yang sakit 2 kali sehari.


Anda butuh obat herbal ? Klik di sini.

0 SAHABAT


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!

Persahabatan bukanlah tentang bagaimana kita mngikuti setiap kemauan mereka....
Tetapi tentang bagaimana kita mengisi akan kekurangan mereka...

Keakraban bukanlah tentang bagaimana kita tertawa bersama....
Tetapi tentang bagaimana kita menghilangkan kesedihan mereka...

dan Persaudaraan bukanlah tentang dari mana tali darah antara kita....
Tetapi tentang bagaimana kita saling berbagi akan kesedihan dan kebahagiaan....

Rabu, 07 Maret 2012

0 VIRUS


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!

pada umumnya virus bersifat merugikan. Virus dapat menginfeksi tumbuhan, hewan dan manusia sehingga menimbulkan penyakit.

a. Penyakit pada tumbuhan yang disebabkan oleh virus
1) Mosaik, penyakit yang menyebabkan warna kuning pada daun tumbuhan seperti tembakau, kacang, kedelai, tomat, kentang, dan beberapa jenis labu.
2) Yellows, penyakit yang menyerang tumbuhan aster
3) Daun mengggulung, terjadi pada tembakau, kapas, dan lobak yang diserang virus TYMV.

http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/kelainan-1-pada-tumbuhan.jpg?w=535
Gambar Tumbuhan Tembakau Yang Terkena Virus (TMV)Tembakau Mosaik Virus

b. Penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus
Jenis virus yang menyebabkan penyakit pada hewan, antara lain sebagai berikut:
1) Polyoma, penyebab tumor pada hewan
2) Adenovirus, penyebab tumor pada hewan tersebut
3) Rhabdovirus, penyebab rabies

c. Penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus
1) HIV (Human Immunodeficiency Virus) Termasuk salah satu retrovirus yang secara khusus menyerang sel darah putih (sel T). Retrovirus adalah virus ARN hewan yang mempunyai tahap ADN. Virus tersebut mempunyai suatu enzim, yaitu enzim transkriptase balik yang mengubah rantai tunggal ARN (sebagai cetakan) menjadi rantai ganda kopian ADN (cADN). Selanjutnya, cADN bergabung dengan ADN inang mengikuti replikasi ADN inang. Pada saat ADN inang mengalami replikasi, secara langsung ADN virus ikut mengalami replikasi.
Gambar Virus HIV
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-hiv.jpg?w=535

2) Virus Herpes: Menyerang virus manusia menyebabkan gatal.
Gambar virus herpes
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-herpes.jpg?w=535

3) Virus Infuenza : Siklus replikasi virus influenza hampir same dengan siklus replikasi virus herpes. Hanya saja, pada virus influenza materi genetiknya berupa rantai tunggal ARN yang kemudian mengalami replikasi menjadi mARN.
Virus Influenza.
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-influensa.jpg?w=535

4) Paramyxovirus Paramyxovirus: semacam virus ARN yang selanjutnya mengalami replikasi menjadi mARN. Paramyxovirus merupakan penyebab penyakit campak dan gondong.
gambar virus paramyxovirus
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/parixo-2.jpg?w=535

5) Virus Hepatitis: penyebab hepatitis (radang hati), yang paling berbahaya adalah virus Hepatitis B.
Gambar Virus Hepatitis
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/hepatitis.jpg?w=535

6) Virus Rabies: Penyakit anjing gila dapat dicegah dengan vaksin rabies.
Gambar rhabdovirus Virus rabies
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-rabies.jpg?w=535

Gambar Replikasi virus rabies
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-rabies-reflikasi.jpg?w=535

7) Virus Polio: Disebabkan oleh enterovirus, menyerang banyak anak-anak. menyerang sel saraf otak pada balita sehingga menyebabkan kelumpuhan. Vaksinnya disebut vaksin salk atau vaksin polio.
gambar virus polio
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-polio.jpg?w=535

8) Virus Variola dan Varicella: penyebab cacar api dan cacar air
gambar virus variola
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-cacar-air.jpg?w=535

9) Demam berdarah: disebabkan virus dangue melalui gigitan nyamuk aides aegypti.
Gambar virus dengue
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-dangue1.jpg?w=535

gambar virus dengue dalam tubuh manusia
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-dangue-dlm-tubuh-manusia2.jpg?w=535

Gambar nyamuk aedes ageypty, betina
http://liadina.files.wordpress.com/2009/07/virus-dangue-betina.jpg?w=535


Dikutip dari buku:
Istamar syamsuri, dkk.
2004. biologi untuk SMAkelas X. Jakarta: Erlangga.
D.A pratiwi,
2006. biologi SMA jilid 1 untuk kelas X. Jakarta: Erlangga.